Prabowo di Larang Masuk Dalam Masjid, Ini Pembelaan Sudriman Said

Prabowo di Larang Masuk Dalam Masjid, Ini Pembelaan Sudriman Said
Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dikawal oleh pasukan baret merah saat hendak melakukan shalat di masjid Agung, Semarang, Jawa Tengah. (Foto:Gharba.com/dok.net)

Gharba.com, Semarang – Hanif Ismail selaku Takmir Masjid Agung Semarang menolak Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto untuk masuk ke masjid. Atas kejadian ini, salah satu Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, Sudirman Said mengaku prihatin.

“Saya prihatin dengan kejadian ini, mengingat pada masa kecil. Terahir kali saya mendengar orang shalat dilarang-larang waktu kecil tahun 60-an. Saat itu ada suatu kelompok yang melarang Mushollanya dipakai karena beda aliran,” tutur direktur Materi dan Debat, Sudirman Said, dalam keteranganya, kamis (14/2).

Dalam era yang semakin terbuka, seharusnya umat beragama saling toleransi satu sama yang lain. Karena itu merupakan keharmonisan suatu bangsa.

Kalau shalat saja di larang dengan alasan beda aliran itu tidak bagus senyata, apa lagi dalam ideologi Pancasila sudah sangat jelas.

“Beda pilihan iya biasa saja. Kok sampai ada pelarangan seorang calon presiden masuk ke masjid,” imbuh Sudirman.

Sebelumnya, Sudirman meyakini bahwa ini bukan merupakan sikap warga Semarang. Apalagi ada asumsi bahwa itu merupakan sikap umat Islam Semarang. Begitu pula, dia keberatan jika sikap ini merupakan sikap Takmir masjid Kauman.

“Masjid kauman mempunyai sejarah panjang, pasti para pengurusanya memiliki kebijakan, keluasan pikiran, dan hati. Saya tidak percaya kalau mereka tega melarang-larang,” ujaranya.

Hal tersebut di rasakan betul oleh Sudirman saat pemilihan Gubernur. Waktu itu, Sudirman Shalat jum’at di masjid Kauman, akan tetapi Sudirman bukan di larang melainkan di sambut hangat oleh masyarakat sekitar.

“Saya mau duduk dibarisan tengah karena saya masuk kemasjid terlambat, oleh pengurus masjid malah saya dibawa ke mihrab, duduk bersebelahan dengan imam,” bebernya.

Selanjutny Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail membuat press rilis yang meminta agar Bawaslu melarang Prabowo shalat Jum’at di masjid Kauman. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here