Pendidikan Adalah Jalan Tol Melawan Korupsi

Pendidikan Adalah Jalan Tol Melawan Korupsi
(Ilustrasi Foto By: Gharba.com/doc.net)

Oleh: Zakiuddin*

Manusia memiliki keistimewaan dibanding ciptaan Tuhan yang lain, yakni dengan kemampuan berpikirnya. Namun, seringkali menjadi pertanyaan tersirat yang belum bisa dijawab secara riil adalah bagaimana peran berpikir dalam meningkatkan kualitas diri?

Masyarakat Indonesia patut bersyukur dengan adanya wadah yang disediakan pemerintah berupa pendidikan. Meski pendidikan di Indonesia seringkali mengalami perubahan dari tahun ke tahun, akan tetapi pentingnya pendidikan seolah menjadi makanan pokok bagi manusia. Saat ini, keadaan ekonomi yang dulunya menjadi hambatan anak dalam mengenyam pendidikan telah diminimalisir dengan adanya sekolah gratis dan pemerataan pengajar di daerah-daerah terpencil di Indonesia.

Namun, tahukah kita sebenarnya inti pendidikan bagi seseorang tidak hanya ada pada mata pelajaran bagi siswa di jenjang sekolah dasar dan menengah atau mata kuliah bagi mahasiswa di jenjang perguruan tinggi. Setidaknya ada 2 hal penting yang menjadi catatan dalam dunia pendidian kita. Perilaku sosial dan perilaku reflektif sangat perlu diajarkan dan diterapkan kepada anak didik.  

Tertib, disiplin, dan santun adalah bentuk dari perilaku sosial yang sangat dibutuhkan oleh mereka yang sedang mengenyam pendidikan. Perilaku sosial harusnya sudah diajarkan sejak pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak yang merupakan tingkat pendidikan terendah di Indonesia. Semua itu cukup mudah dengan memulainya dari hal-hal kecil, seperti tertib dengan mengembalikan sesuatu pada tempatnya, peduli dengan membersihkan meja yang terlihat kotor, atau santun dengan mencoba melatih menjaga sikap dan perkataan pada orang lain.

Jika anak seusia mereka telah terbiasa dengan didikan sederhana tadi, itu artinya mereka telah memulai untuk menjadi diri yang berkualitas. Siapa sangka jika hal kecil tadi nantinya akan menghasilkan produk pribadi dan sosok teladan dunia.

Selain perilaku sosial, peran lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah atau perguruan tinggi juga sangat penting berkenaan dengan sistem yang digunakan. Perilaku reflektif yang menjadi tanggungjawab sekolah adalah perencanaan sistem pendidikan, peninjauan ulang, dan selanjutnya menyaring pelajar-pelajar yang telah berhasil melewati sistem yang diberikan sekolah tersebut. Banyak sekolah hanya bisa mengikuti sistem pendidikan nasional, sekadar mengikuti dan mencoba menerapkan. Berhasil tidaknya penerapan tersebut, dinamis atau statis, sekolah tak peduli. Penyaringan pelajar juga tidak dilakukan, sehingga tidak ada output yang benar-benar memiliki nilai tinggi di mata Indonesia bahkan negara lain.

Sedikit telah kita ketahui beberapa kekurangan pendidikan yang ada di Indonesia. Selain lembaga pendidikan (sekolah), tenaga pengajar juga berperan penting dalam keberlangsungan pendidikan di suatu negara. saat ini, masih banyak ditemui pengajar yang mengampu mata pelajaran atau kuliah yang tidak sesuai dengan bidangnya. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab mengapa sistem pendidikan di Indonesia belum termasuk yang terbaik di dunia. Sistem pendidikan nasional telah diatur, namun tenaga pengajar tak profesional, belum bisa menjadi senjata untuk bersaing dengan negara-negara lain.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, kesadaran dan tanggungjawab pribadi menjadi pangkal pendidikan inti yang paling berperan. Jika seseorang telah sadar dengan apa yang harus ia lakukan dalam belajar, apa yang perlu ia pikirkan, dan apakah yang harus ia selesaikan, kemampuan berpikir seseorang baru bisa dikatakan optimal. Pelajar pada jenjang pendidikan manapun tidak akan mengimplementasikan sistem pendidikan yang diterimanya jika tidak ada kesadaran dari dirinya sendiri.

Oleh karena itu, pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga pengajar, dan adanya kesadaran serta tanggungjawab pribadi dari semua pihak perlu dimaksimalkan dan saling menguatkan. Finlandia menjadi salah satu negara yang bersistem pendidikan terbaik karena pemerintahnya ikut terjun mengawasi sistem pendidikan yang ada di negaranya. Jepang memilki sistem pendidikan terbaik dengan sumber daya manusia yang produktif. Pemanfaatan kemampuan berpikir dengan mendidik siswa untuk kreatif serta kedisiplinan yang menjadi benderang juga menjadi kelebihan sistem pendidikan dalam Negeri Sakura itu.

Banyak yang perlu dibenahi oleh Indonesia dalam peninjauan sistem pendidikan dan pengembangan sumber daya manusianya, utamnya dalam rangka menjadi solusi bagi problema yang selama ini sering terjadi, seperti HAM, Korupsi, dll.

*Adalah kolomnis lepas yang aktif dalam pendidikan kebatinan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here