Pemerintahan Jokowi Disindir Prabowo; Negara Ibarat Badan Yang Harus Dirawat

Pemerintahan Jokowi Disindir Prabowo; Negara Ibarat Badan Yang Harus Dirawat
Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto saat berpidato di Semarang, Jateng. (Foto: Gharba.com/dok.net)

Gharba.com, Jateng – Dalam pidato keangsaanya Calon nomor urt 02 Prabowo Subianto (Prabowo) melontarkan sindiran bagi pemerintah Jokowi saat ini yang menurutnya kurang bersikap jujur atas kondisi negara. Hal tesebut yang di selengarakan di Po, Hotel, Kota Semarang (15/2).

Acara yang bertajuk tentang Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan, dan Air, Prabowo menyebutkan Indonesia bagaikan tubuh manusia. Bisa bertumbuh, berkembang, atau bahkan jatuh sakit. Itu semua sudah skanario dalam kehidupan manusia.

“Negara ibarat badan, The Body Politc, jadi sama dengan badan manusia tadi, badan manusia ada saat dilahirkan, ada saat tumbuh, ada saat sehat, ada saat sakit, ada saat punah. Ini adalah gerak alam, yang dijanjikan bagi mereka yang beragama oleh tuhan,” katanya di depan pendukung dan partisipan.

Tubuh yang sehat itu hanya dijadikan tolak ukur kalau pemilik tubuh itu sendiri mampu untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat. Itu sama seperti negara yang dijadikan tolak ukur adalah pemimpinnya sendiri.

“Sama negara dilahirkan tumbuh, berkembang, negara membagun, mencapai tingkat kesejahteraan, kemakmuran, kejayaan atau keterpurukan, para pemimpin bangsa dari generasi ke generasi, harus berupaya agar badan negara kita, badan bangsa itu harus dirawat dengan baik,” ujar Prabowo.

Seperti yang di lansir di Jawapos.com (15/2) Prabowo juga menjelaskan kekayaan negara. Bahwa yang di maksud dengan kekayaan negara itu adalah harus bisa mengukur nominal uang di bank.

“Setelah saya dan kawan-kawan hitung, sudah sekian puluh tahun ternyata kekayaan kita lebih banyak mengalir ke luar Indonesia, kita kehilangan kekayaan,” ucapnya.

Dan kondisi ini, lanjut Prabowo, diakui oleh pemerintahan Jokowi, dimana uang warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri jumlahnya saat ini mencapai Rp 11.400-an Triliun. (Rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here