Luhut Binsar Panjaitan Akan Mengundang Semua AKABRI Angkatan 1970, Ini Solusi TNI Terkait Permasalahan Ekonomi Indonesia

Luhut Binsar Panjaitan Akan Mengundang Semua AKABRI Angkatan 1970, Ini Solusi TNI Terkait Permasalahan Ekonomi Indonesia
(Foto:gharba.com/dok.net)

Gharba.com – Menkoooooo Maritim Luhut Binsar Panjaitan, AKABRI angkatan 1970 akan mengundang rekan-rekan angkatanya untuk berdiskusi membahas masalah isu terkini. Salah satu yang akan diundang adalah Brigjen TNI Purnawirawan (Purn) Iskandar Ramis.

“Saya persilahkan siapa saja di antara teman-teman yang akan datang termasuk Pak Iskandar Ramis, semua bebas bertanya dari A sampai Z karena data ekonominya ada. Atau silahkan saja mengajak orang yang ahli menurut anda saya sangat welcom undangan ini sampaikan dengannya harapan agar tidak lagi di antara kita yang terus berburuk sangka,” kata Luhut dalam keterangan tertulis yang dikirim oleh staff Kemenko Maritim, Rabu (27/3).

Luhut juga menyarankan kepada teman-teman yang hadir terkait pilihan, itu terserah teman-temanya saja. “Soal pilihan teman-teman mau milih 01 atau pilih 02, silahkan saja tidak ada masalah. Tapi jagan kita memilih informasi yang salah,” sambungnya.

Sebelumnya, undangan itu disebar Luhut di Gruop Washapp pada tanggal 26/3 kemarin. Himbauannya, agar semua AKABRI angkatan 1970 tau kalau ada acara diskusi.

“Kalau ada yang berfikir bahwa musti kita menyelenggarakan satu seminar, saya pikir tidak perlu sejauh itu. Lebih efisien datang saja sehingga kita dapat bicara juga dengan para ahli ekonomi makro dan mikro yang semua ada di kantor saya. Mereka profesional, ada yang praktek, ada juga yang mempunyai data kuat. Mereka akan berkolaborasi dengan ahli-ahli lain dari dalam dan luar Negeri.

Semua analisa dan pekerjaan kita lakukan secara komprehensif, tidak ada hanya pemikiran satu orang. Sehingga tidak salah jika kinerja pemerintah yang demikian diakui oleh lembaga-lembaga Internasional seperti S&P ( Standard and Poor’s) yang menyatakan bahwa ekonomi Indonesia itu ada pada posisi sangat baik,” tuturnya.

Luhut juga meluruskan terkait isu yang mengatakan Jokowi itu anti-islam. Semuanya itu tidak benar, karena Presiden Jokowi taat beribadah. Hal itu disaksikan langsung oleh Habib Alwi Shihab dan ustadz Muhammad Zainul Majdi Alias Tuan Guru Bajang (TGB).

Tak hanya itu, Luhut juga menjelaskan terkait isu ada ratusan ribu tenaga kerja Tiongkok yang berada di Morowali, semua itu tidak benar. Menurutnya, ada 3,000 orang dari total 30,000 tenaga kerja di Morowali.

“Kebutuhan tenaga kerja asing karena memang tidak ada tenaga skilled kita yang tersedia untuk mengisi pekerjaan tertentu yang dibutuhkan oleh industri terkait. Sekarang sedang membagun sekolah kejuruan yang produksi 600 lulusan pertahun untuk secara bertahap menggantikan para pekerja asing dimaksud. Harus ingat bahwa dulu-dulu masalah pendidikan sering tidak diperhatikan oleh pemerintah,” pungkasnya.(RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here