Ledakan Bom di Gereja Surabaya; Pengamat Terorisme Sebut Ada Indikasi Kerusuhan Manko Brimob

Ledakan Bom di Gereja Surabaya; Pengamat Terorisme Sebut Ada Indikasi Kerusuhan Manko Brimob
doc.net

gharba.com, Surabaya – Peristiwa bom yang terjadi di tiga lokasi Gereja Surabaya pada pukul 07:30 WIB pagi tadi, ditengarai ada indikasi perpanjangan tangan atas kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Depok.

“Plotnya untuk mengganggu pemilu. Tapi kasus Mako Brimob jadi energi mereka gerak ebih cepat,” kata Harits Abu Ulya

Ditambah pengamat terorisme lainnya, Al Chaidar menyatakan bahwa ini bagian dari bentuk eskalasi dari insiden yang terjadi di Mako Brimob.

“Ini adalah hasil Seruan Jihad yang telah dilontarkan teroris di depok,” ujar Chaidar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Magera mengatakan, korban tewas akibat ledakan yang terjadi di tiga Gereja di Surabaya kini menjadi 10 orang. hal tersebut merupakan perkembangan yang disampaikan Frans terkait kejadian ini, Minggu (13/5/2018) pada pukul 12.30 WIB.

Jumlah Korban luka ledakan Bom di Tiga tempat di Suarabaya pun bertambah menjadi 41 orang. “3 korban meninggal sudah teridentifikasi, sementara 7 masih di lokasi kejadian,”kata Frans.

Ledakan di sejumlah Gereja itu disebut terjadi saat Muspida Jatim sedang menggelar acara  Istighotsah dan doa bersama dihalaman Markas Polda Jatim di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Acara yang di gelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72 sekaligus doa bersama untuk pilkada Jatim agar berjalan lancar dan damai. Selain dihadiri Gubernur Jatim, Soekarwo, Acara tersebut juga dihadiri Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arip Rahman, serta puluhan ulama se-Jawa Timur.

Karena adanya kejadian itu, ketiga pejabat masing-masing kapolda jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Gubernur Jatim langsung meninjau Lokasi Kejadian dan ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Sebelumnya, ledakan terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta pusat di Jalan Arjuna.

Ledakan pertama terjadi di Gereja Maria tak tercela, yaitu pada sekitar pukul 07.30 Wib. Adakan dua ledakan lain, berjeda masing-masing 5 menit setelah ledakan pertama.

Pantauan di lokasi, puluhan aparat kepolisian diterjunkan di sekitar lokasi, termasuk petugas gabungan dari Pemkot Surabaya. Mobil kepolisian, pemadam kebakaran, ambulans dan kendaraan oprasional aparat disiagakan di lokasi kejadian. (Jm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here