Kue Manis SAJOJO Untuk Jokowi Dari Jogjakarta

Kue Manis SAJOJO Untuk Jokowi Dari Jogjakarta
Ritual doa bersama di Masjid Agung, Kota Gede, Bantul, Yogyakarta. foto by: Fir

Gharba.com – Dalam Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden pada Pemilu 2019, Sahabat Jokowi Jogjakarta (SAJOJO) menyelenggarakan kegiatan doa bersama, sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan Jokowi Dodo dan Dr. K.H Ma’ruf Amien pada, 06 September 2018, di Yogyakarta.

Kegiatan ini, merupakan bentuk perjuangan dalam mewujudkan impian bersama menjadi Indonesia. Sehingga ini bukanlah permainan semata, melainkan pertarungan yang sagat penting untuk kesejahteraan bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Seperti halnhya, Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Sukarno yang mempunyai tiga Program. Pertama, berdaulat di bidang politik. Kedua, berkepribadian dalam bidang budaya, dan Ketiga,  berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari) dalam bidang ekonomi, dalam kepemimpinannya disebut Tri sakti. Program itu juga yang di terapkan oleh presiden Jokowi dan wakilnya H. Yusuf kalla di preode pertama pemerintahannya.

Dengan sejarah itu, kita harus kembali meluruskan keyakinan guna tetap mendukung pencalonan dan kemenangan Ir. H. Joko Widodo dan Dr. K.H Ma’ruf Amien sebagai presiden Republik Indonesia mendatang.

Preode pertama pemerintahan Ir.  Joko Widodo telah membuka jalan baru untuk membawa bangsa dan masyarakat Indonesia kembali ke treck yang sudah di perjuangkan oleh segenap para pahlawan bangsa Indonesia.

Menjadi bangsa yang martabat itu, harus memiliki kepribadian dan jati diri yang mempunyai sifat nasionalisme yang tinggi untuk menciptakan sistem demokrasi yang baik.

Program pertama yang sudah di jalankan pada preode pertama membuahkan hasil yang maksimal. Karena pada program itu masyarakat indonesia menikmati kemajuan dan meraskan nikmatnya “kue” ekonomi.

Salah satu program pada preode pertama adalah program Indonesia Pintar yang telah membuka peluang luas bagi anak Indonesia dan masyarakat Indonesia untuk mengenyam pendidikan modern yang murah.

Dalam program segi ideologi, negara mampu menegakkan kembali bangsa yang mempunyai sifat toleransi antar agama, ras, etnis, dan budaya. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa multikultural, menjujung tinggi toleransi, dan yang paling utama adalah mampu melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak program-program yang masih belum terlaksana seratus persen. Karena masih terbatasnya pengetahuan dan kecakapan birokrasi pemerintah, dan masih kuatnya para orentalis yang membaca kue ekonomi untuk kepentingan golongan dan kelompok mereka sendiri. (J.rif/min)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here