Kemungkinan Poros Ketiga, Prediksi Pilpres 2019 Bakal Berjalan Dua Putaran

Kemungkinan Poros Ketiga, Prediksi Pilpres 2019 Bakal Berjalan Dua Putaran
Foto ilustrasi gharba.com/doc.net

Jakarta, Gharba.com – Pangi Syarwi Chaniago selaku Direktur Eksekutif Voxpol Cente Research and Consulting memprediksi Pemilu Presiden Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mendatang bakal diikuti oleh tiga poros atau tiga pasangan calon.

Prediksi Pangi tersebut didasari pada perkembangan politik sejauh ini yang masing-masing partai masih semu terkait pasangan calon atau masih belum mendeklarasikan nama-nama yang akan duduk jadi pasangan Pilpres 2019.

Hal itu dikarenakan masih ketatnya situasi politik nasional yang ada indikasi tarik menarik kepentingan dan belum membuahkan hasil sepakat.

“Masing-masing parpol terkesan menginginkan tokoh yang mereka usung duduk sebagai cawapres Joko Widodo (Jokowi) maupun cawapres Prabowo Subianto,” Kata Pangi

Namun ada kemungkinan lain yang justru menginginkan Prabowo hanya sebagai king maker. Karena ada kelompok yang lebih potensial dan berpeluang besar di Pilpres 2019 untuk menjadi lawan seimbang Jokowi, yaitu Gatot Nurmantyo.

“Karena itu, terbuka peluang Pilpres diikuti tiga pasangan calon. Partai-partai yang tidak puas dengan sikap koalisi Jokowi maupun Prabowo, kemungkinan membentuk poros ketiga,” ujar Pangi, Selasa (8/5/2018).

Menurut Pangi bakal ada kecendrungan pemilih jenuh jika capres yang maju pada Pilpres 2019 hanya dua calon Jokowi dan Prabowo, sebagaimana terjadi pada Pilpres 2014 silam.

Karena itu, ketika muncul nama baru seperti Gatot, besar kemungkinan suara akan pecah dan pertarungan pemilih akan tambah bergairah.

Lanjut Pangi sebagai pengamat politik Tanah Air, jika poros ketiga mengusung Gatot sebagai capres, Pilpres akan berlangsung dua putaran.

“Saya kira kalau Pilpres dua putaran, poros yang enggak masuk putaran kedua akan bergabung dengan lawan Jokowi,” Jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here