Jokowi Mengatakan Politikus Sontoloyo, Demokrat; Tidak Elok Jokowi Mengatakan Seperti itu

Jokowi Mengatakan Politikus Sontoloyo, Demokrat; Tidak Elok Jokowi Mengatakan Seperti itu
(Ilustrasi Jokowi Dodo. Foto: Gharba.com/doc/net)

Gharba.com – Dalam sebuah pertarungan politik, khusunya di Pilpres 2019 nanti, banyak yang menghalalkan segala cara untuk menaikan elektabilatas dari masing-masing pendukung. Dari itu, tidak salah ketika presiden Jokowi mengatakan bahwa politikus sontoloyo.

Seharusnya dalam pertarungan di pilpres itu mengunakan cara untuk tidak bermain curang atau tidak menggunakan cara kebohongan untuk menaikan elektabilitas yang akan di dukung. Agar segenap warga Indonesia tidak ada yang merasa di adu domba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dalam pernyataan Jokowi yang mengatakan politikus sontoloyo, Ketua Tim Kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, bahwa Jokowi mengatakan seperti bukan malah tanpa sebab, pastinya ada yang melatarbelakangi semua itu. Sebab beliu adalah panutan warga negara Indonesia, jadi beliu tidak sembarang bicara seperti itu.

“Perkataan yang di lontarkan oleh Presiden Jokowi saat membagikan sertifikat tanah kepada segenap masyarakat. Dan pada saat ini, pemerintah yang ingin mencairkan dana kelurahan juga dapat kritikan yang di lakukan oleh Wapres pasangan nomor urut 2 Sandiaga Uno,” pernyataan itu di katakan Jokowi di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (23-10-2018).

Bukan hanya itu, partai Demokrat juga angkat bicara terkait pernyataan yang di lontarkan oleh Jokowi. Pernyataan Jokowi itu tidak sepantasnya atau tidak elok di dengar. Karena dengan omongannya sendiri, beliau bisa menurunkan elektabilitasnya sebagai calon kandidat di Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Kadir Karding pernyataan itu patut dikatakan oleh Jokowi untuk mengahiri politik Kebohongan, politk SARA, dan politik asal bicara tanpa menggunakan data-data. “ini segera dicegah agar politik kita kemabali ke rel yang benar, berkualitas, dan marwahya terjaga,” ujarnya.

Siapapun tokoh pemimpin yang akan memenagkan pertarungan di Pilpres 2019 mendatang, berharap harus betul-betul mengabdi kepada masyarakat. Karena suara masyarakat adalah suara tuhan yang akan memenangkan dari salah satu bakal calon presiden, Pungkasnya. (Keyna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here