IKSASS Kalbar Gelar Tahlil 100 Hari Wafatnya KH Hariri Abdul Adzim

IKSASS Kalbar Gelar Tahlil 100 Hari Wafatnya KH Hariri Abdul Adzim
Dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya KH. Ach. Hariri Abdul Adzim, BA. (Foto: gharba.com/dok.Fier)

Gharba.com, Kalbar – Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Rayon Kalimantan Barat dan tokoh masyarakat melakukan tahlil dan pembacaan Rotibul Haddad dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya KH. Ach. Hariri Abdul Adzim, BA.

Acara dilaksanakan di Desa Madusari Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalbar, Minggu (17/02). Acara tersebut juga di hadiri oleh Sekretaris IKSASS Rayon Kalbar Firman, SE dan beberapa alumni juga simpatisan.

Diketahui, KH. Ach Hariri Abdul Adzim merupakan pemangku Ma’hadul Aly, Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur ini wafat pada Rabu (7/11/2018). Umat Islam, terutama santri dan keluarga besar Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, berduka. Karena ditinggal oleh sang kiai.

KH. Ach Hariri Abdul Adzim juga dikenal sebagai ulama sufi yang alim ilmu pengetahuan dan agamanya. Beliau lahir di Bululawang, Kabupaten Malang, pada 08 Maret 1956 dari pasangan Abdul Adhim dan Hj Nadhiroh.

Firman S.E selaku sekretaris IKSASS Kalbar dalam mengenang sosok Kiai Hariri, mengutip pesan yang sering disampaikan beliau kepada para Santri Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, bahwa santri akan memperoleh ilmu yang bermanfaat jika terus beribadah kepada Allah SWT. Taat kepada perintah Allah dan menjauhi larangannya.

“Saya bersyukur menjadi santri beliau. Pernah diajari beliau. Karena beliau adalah sosok kia yang alim, baik alim ilmu pengetahuan maupun ilmu agamanya” kenang Firman. (AN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here