Haul Gus Dur Yang ke-9, Yenny Wahid Menangis Tak Kuasa Melihat Semangat Masyarakat

Haul Gus Dur Yang ke-9, Yenny Wahid Menangis Tak Kuasa Melihat Semangat Masyarakat
Putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid pada haul yang ke-9, di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019). (Foto: Gharba.com/dok.net)

Gharba.com, Solo – Puncak dari haul almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang ke-9Puncak acara Haul ke-9 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019) malam, berlangsung khidmat.

Sejumlah tokoh, ulama dan pejabat pemerintah hadir dalam Haul ke-9 Gus Dur. Sebagaimana dilansir dari Kompas.com (24/2) di antaranya, KH Mustofa Bisri alias Gus Mus; Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo; pengasuh Ponpes Al Muayyad, KH Abdurrozaq Syafawi; mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD; Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono.

Selain itu masih banyak dari kalangan Gusdurian dari berbagai kota, dan juga Putri kedua Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang sering dipanggil dengan Yenny Wahid juga hadir dalam acara tersebut.

Yenny Wahid mengapresiasi dengan acara haul Gus Dur yang ke-9 tersebut. Pasalnya Yenny mengatakan acara haul kali ini berbeda dengan haul sebelumnya.

“Di sini ada dialog, pengajian, kirab, dan juga dilainnya. Saya mengapresiasi masyarakat Surakarta dan juga Pemkot Solo,” kata Yenny.

Ketua Panitia Haul Hussein Syifa menyampaikan bahwa Solo dipilih sebagai lokasi karena merupakan bentuk penghormatan terhadap Gus Dur atas gelar dari keratin kasunanan Surakarta yaitu Kanjeng Pangeran Aryo (KPA).

“Gelar KPA itu merupakan gelar tertinggi. Karena si  mbol itu, Gus Dur tidak bisa dilepaskan dari keberagaman,” tegasnya.

Suasana haul itu tidakn ada perbedaan kelas maupun status sosial. Artinya Gusdurian yang hadir menjadi satu dalam acara tersebut (kumpul Bersama), meskipun bukan hanya dari kalangan Gusdurian saja yang hadir akan tetapi dari kalangan Banser juga hadir.

Meskipun kondisi tempat kurang bagus, bahkan tempat itu becek setelah diguyur hujan, hal itu tidak mengurangi antusias masyarakat untuk menghadiri haul ke-9 Gus Dur.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponogoro. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Turut menyaksikan langsung ke lokasi haul.

“Entah kenapa saya sangat terharu sekali. Bapak, ibu ikhlas rawuh (datang). Tadi ada yang rela berhujan-hujan ikut kirab dan sampai sekarang masih tetap hadir. Kami hanya bisa mendoakan semoga Allah membalas segala keikhlasan bapak, ibu dengan pahala berlimpah,” tegas Yenny. (CP)
   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here