ACI: Bandara Soekarno-Hatta Kalahkan Bandara Chengi Singapura

ACI: Bandara Soekarno-Hatta Kalahkan Bandara Chengi Singapura
Salah satu pesawaat Citylink sedang take of di bandara Soekarno-Hatta saat beroprasi. (Foto doc. gharba/net)

JAKARTA, GHARBA.COM – Airports Council Internasional baru-baru ini merilis data mengenai bendara-bandara tersibuk di dunia sepanjang tahun 2017. Hasilnya, Bandara Soekarno-Hatta masuk dalam peringkat 20 dengan status bandara tersibuk di dunia.

Menariknya dalam data tersebut, Bandara Soekarno-Hatta sepanjang tahun 2017 mencatat jumlah penumpang sebanyak 63 juta penumbang. Bandara yang berlokasi di Tangerang, Banten itu berhasil mengalahkan Bandara Internasional Changi, Singapura, yang hanya mencatatkan jumlah penumpang 62, 22 juta penumpang.

Peningkatan ini juga tidak terlepas dari PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator Bandara Soekarno-Hatta yang tengah menjalankan berbagai macam proyek guna meningkatkan kapasitas sisi udara dan pelayanan.

Seperti dikutip dari kompas.com (16/4/2018) sejumlah proyek itu antara lain membangun jalur penghubung landas pacu (runway) utara dan selatan di sisi timur atau East cross taxiway, pembangunan runway ketiga, serta pembanguna apron dan taxiway untuk Cargo Village.

Saat ini Bandara Soekarno-Hatta baru mencatat 81 pergerakan pesawat per jam. Selanjutnya, dengan pengembangan pembangunan sisi udara maka diperkirakan pergerakan pesawat dapat dinaikan menjadi 86 pergerakan per jam.

Berdasarkan data ACI, Bandara Soekarno-Hatta secara gelobal memperlihatkan peningkatan signifikann dalam hal jumlah penumpang.

“Analisa ini dapat memperlihatkan pasar dalam dunia penerbangan memiliki kekuatan pertumbuhan yang menarik, khususnya di Indonesia,” kata Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II.

Tapi dengan pembangunan yang terus berjalan tersebut dan peningkatannya yang lebih baik dibandingkan dengan Bandara Changi, Bandara Soekarno-Hatta tidak boleh lengah dan cepat puas. Pemanfaatan terhadap jalur akses dan fasilitas harus semakin di arahkan ke hal-hal yang lebih berguna.

“Pertumbuhan di Bandara Soekarno-Hatta di sisi jumlah pengguna jasa atau penumpang menarik bagi siapapun pelaku bisnis yang pandai dalam pemanfaatanya” jelas Muhammad Awaluddin. (AN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here